07 Februari 2009
iya, aku disini
27 April 2008
BU
Sudah dua malam ini aku tak bisa tidur..
Hatiku terluka dan bernanah
Aku seperti mayat hidup yang tak jua tenang, tidak dalam hidup, matipun belum menjemput..
Ibuku sayang..
Ambil saja nafasku yang tersengal-sengal
Kakiku sakit dan mungkin berdarah
Berlari-lari mengejarmu meniti langkah
Ibuku tersayang..
Dadaku sesak dan berat
Berhentilah sejenak mengusap peluh
Tidakkah ibu rasa matahari menyengat tubuh
Hari makin panas
Siang membakar kepala
Kulitku makin hitam saja
Mengacuhkan pandangan para pria
Aku ingin melangkah menyusul ibu
Tapi aku terjungkal di parit tua
Padi-padi kakek nenek di desa
Mengolok-olokku sebagai si lemah
Tunggu aku, ibu…
Di kakimu ingin ku bersimpuh
Dan biarkan ibu mengusap rambutku yang rontok
Memberikan keajaiban dalam tiap sentuhan
Aku rindu pulang…
[Maret 2008]
07 Maret 2008
Bledu
bersetubuh dengan debu
tepian kota ini tak pernah mati
tercecar sepanjang jalan sedati
melati duduk manis
dihempas angin truk-truk yang meringis
memandang burung putih menelan gerimis
hey burung jalang
tinggi nian kamu terbang
badan bongsormu menakuti elang
kenapa tubuhmu bercoreng pula
apa kamu kecemplung sawah?
halo sawah
kamu nampak mewah
istana hijau nan megah
bersama raja-raja ramah
berjubah kelabu batik tanah
wahai tanah
kok kamu jadi kelabu
bukankan melati bernyanyi untukmu
meski tubuhnya membiru
oh biru
kawan anginmu menyakitiku
bising oleh gasing burung bongsor
menyayat sampai ke tulang
membunuh jiwa yang tenang
bersimpuh memeluk bumi
maafkan kami ibu bumi
kubunuh elang dengan yang lebih besar
kurajam tanah dengan tiang di persimpangan
kuracuni angin dengan kentutku
aku lapar
mungkin nanti aku membunuhmu
jika aku masih kelaparan
jadi...siapkan saja makanan untukku
dari perutmu yang buncit itu
17 Februari 2008
Hanya
Menusuk menyeruak merobek kertas putih
Hanya sedetik kerlip matamu bertutur
Cukuplah meruntuhkan gunung keangkuhan jaman
Hanya jentik jarimu memetik harpa
Darah-darah dara mengalir dari telinga
Hanya saja kamu tak memijak kaki
Jika tidak, tentu cacing telah memenuhi ususmu yang buntu
Dan lintah bersorak diatas lukamu yang bernanah
26 Januari 2008
KENTUTMU
burung-burung lantang bernyanyi
bau tai semerbak
di sini pula kita duduk
di depan kandang kasuari
sedikit letih karna hak tinggi
aku tanggalkan pagi-pagi
setumpuk naskah di meja
dari hasrat yang membara
jiwamu hangat
menguliti tulang-tulang belikat
meski tanpa cumbu menyekat
cukuplah melelehkan ragaku yang tak siap
dalam diskusi tanpa akhir
siapa yang mesti pergi dan tersisa
sepi hening penuh nyinyir
pelupukku penuh dengan bulir
dutt!!
kuremas bahumu yang keras
cukuplah bau tai di taman ini
jangan kau tambahi lagi
hingga kau pun bersajak:
gôt-gôt panyang atôt1,
jileugôt cabeueng ara,
jijak bak kanuri,
jitôh geuntôt ubé raga
lalu kau terbahak: maaf sayang
----------
1 burung gôt-gôt panjang bulunya, ia menarik cabang pohon ara, ia pergi kenduri dan mengeluarkan kentut sebesar keranjang
(sajak jenaka dari Aceh untuk mengejek orang yang kentut)
[2006]
16 Januari 2008
Keranjang Pencipta
Hari ini aku tidak sholat
Tapi aku ke mesjid
Umi...
Hari ini aku tidak mengaji
Tapi pengajian datang kepadaku
Abang...
Hari ini aku tidak mencarimu
Tapi kamu menemuiku dengan wajah lusuh
Adek...
Hari ini tidak ada Matematika
Karna kau sudah pandai menghitung angka-angka
Sayang...
Hari ini aku libur
Tidur panjang tak berakhiran
Hari ini aku diam
Di sekitar orang-orang berisakan
Hari ini aku berjumpa tokoh nanggroe kita
Cut Nya Dien juga suaminya
Ada pula nenek Hawa
Hari ini aku duduk bersama malaikatku
Mengharap keranjang kemurahan Penciptaku
[Januari 14, 2008 02:10]
Unta Gurun
Akupun terhempas
Dianku terlalu beringas
Membakar apa yang terlintas
Akulah unta gurun
Di padang pasir yang berembun
Kuhisap air dari kaktus
Kubiarkan durinya menembus
Mampus
Kamu tersenyum puas
Melihatku tak bernyawa
Kamupun terbahak
Melihatku tersedak
Aku terpejam
Menahan lidahmu yang merajam
Menunggumu diam
Dan di subuh yang suram
Menembus dalam mimpimu yang kelam
Menghisap jiwamu yang telanjang
Membunuhmu
Membawamu pulang ke haribaan
[Januari 2008]
.jpg)